13.2 C
New York
Selasa, April 20, 2021
InformasiPenyerang Mabes Polri Zakiah Aini Tinggalkan Surat Wasiat, Isinya Sebut Demokrasi dan...

Penyerang Mabes Polri Zakiah Aini Tinggalkan Surat Wasiat, Isinya Sebut Demokrasi dan Pancasila Ajaran Wajib Tahu!

- Advertisement -

InfoPenida.Com, Penyerang Mabes Polri Zakiah Aini Tinggalkan Surat Wasiat. Zakiah Aini pelaku penyerangan Mabes Polri yang berusia 26 tahun ini, pelaku penyerangan di Mabes Polri sempat meninggalkan sebuah surat wasiat teruntuk keluarganya.

Isi dari surat wasiat nya itu bertulisan, Zakiah Aini meminta maaf telah mengambil keputusan yang menurutnya adalah ‘jalan rasul’. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan aksi-aksi terorisme merupakan bentuk tindakan tercela dalam agama.

Mama, sekali lagi Zakiah meminta maaf. Zakiah sayang banget sama Mama. Tapi Allah lebih menyayangi hamba-Nya, Makanya Zakiah tempuh jalan ini sebagaimana jalan Nabi atau Rasul Allah untuk selamatkan Zakiah dan dengan izin Allah bisa memberi syafaat untuk Mama dan keluarga di akhirat,

- Advertisement -

Begitulah tulisan dari Zakiah selaku penyerangan mabes polri pada dua lembar surat wasiat yang telah diterima oleh detikcom pada hari Rabu tanggal 29 Maret 2021. Selain dari itu, Zakiah Aini juga sudah meminta kepada keluarganya untuk berhenti berhubungan dengan bank. Karena pendapat dari Zakiah, bank itu riba dan tidak diridhoi oleh Allah.

Pesan Zakiah untuk Mama dan keluarga, berhenti berhubungan dengan bank (kartu kredit) karena itu riba dan tidak diberkahi oleh Allah. Pesan selanjutnya agar Mama berhenti untuk bekerja menjadi Dawis yang membantu kepentingan pemerintah thogut,” Tulisnya dalam surat wasiat tersebut. Zakiah Aini juga meminta keluarganya untuk tidak ikut dalam pemilu.

- Advertisement -

Zakiah Aini yang melakukan penyerangan di Mabes Polri ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tepatnya pada Markas Besar Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan pada hari Rabu tanggal 31 Maret 2021. Tindakan dari Zakiah Aini yang memasuki area Mabes Polri, dan bahkan menodongkan senjata api, sehingga pada akhirnya ditembak mati tepat berada di lokasi ia menodongkan senjata api tersebut.

Berikut isi surat wasiat dari Penyerang Mabes Polri Zakiah Aini:

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Wasiat kepada orang yang saya cintai karena Allah

Wahai mamaku, maafin Zakiah yang belum pernah membalas pemberian keluarga. Mama, ayah jangan lupa senantiasa beribadah kepada Allah SWT dan jangan tinggalkan salat. Semoga Allah kumpulkan kembali keluarga di surga.

Mama, sekali lagi Zakiah minta maaf. Zakiah sayang banget sama Mama. Tapi Allah lebih menyayangi hamba-Nya, Makanya Zakiah tempuh jalan ini sebagaimana jalan Nabi/Rasul Allah untuk selamatkan Zakiah dan dengan izin Allah bisa memberi syafaat untuk Mama dan keluarga di akhirat.

Pesan Zakiah untuk Mama dan keluarga, berhenti berhubungan dengan bank (kartu kredit) karena itu riba dan tidak diberkahi Allah. Pesan berikutnya agar Mama berhenti bekerja menjadi Dawis yang membantu kepentingan pemerintah thogut.

Pesan berikutnya untuk kaka agar rumah Cibubur jaga Dede dan mama, iadah kepada Allah, dan tinggalkan penghasilan dari yang tidak sesuai jaran islam, serta tinggalkan kepercayaan kepada orang-orang yang mengaku mempunyai ilmu, dekati ustad/ulama, tonton kajian dakwah, tidak membanggakan kafir A*** dan memakai hijab kak. Allah yang akan menjamin rezeki kak. Maaf ya kak, Zakiah tidak bisa membalas semua pemberian kakak…

Untuk Mba Leli agar memperingatkan Mama, jaga Mama ya Mba. Untuk Bp, jangan tinggalkan ibadah solat 5 waktu, maafin ya Mba, pe kalau ada salah lisan dan lainnya. Jaga mama, ayah, dede baik-baik.

Mama, Ayah, semua lihat di samping itu adalah tingkatkan amalan. Insya Allah dengan karunia Allah amalan jihad Zakiah akan membantu memberi syafaat kepada keluarga di akhirat. Jihad adalah tertinggi dalam islam.

Inti pesan Zakiah kepada mama dan keluarga adalah agar tidak mengikuti kegiatan pemilu. Karena orang-orang yang terpilih itu akan membuat hukum tandingan Allah bersumber Alquran-Assunah.

Demokrasi, Pancasila, UUD, pemilu, berasal dari ajaran kafir yang jelas musyrik. Zakiah nasehatkan kepada mama dan keluarga agar semuanya selamat dari fitnah dunia yaitu demokrasi, pemilu dan tidak murtad tanpa sadar.

Sekali lagi maafkan Zakiah ma, ayah, kakak, Mba Leli, awi, Bpe, ka Effa, dede, Baim, Kevin, semuanya. Maafkan bila ada salah kata dan perbuatan. Semoga Allah kumpulkan kembali di surga-Nya

Amiinn….
Zakiah Aini

- Advertisement -
Deva Setiawanhttps://www.infopenida.com/
Seorang pemuda ganteng yang hanya suka menulis dan membagikan informasi menarik di Internet. Instagram @furyouknowchan
- Advertisement -

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -